Modul dan Panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)
Panduan ini memuat prinsip-prinsip, komponen-komponen, tahapan, kriteria output setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan projek, strategi serta contoh- contoh pelaksanaan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila pada pembelajaran paradigma baru.
Sebagai salah satu sumber informasi, penjelasan mengenai strategi, contoh- contoh serta format dalam panduan ini hanya merupakan contoh, bukan sesuatu yang harus diikuti sepenuhnya atau keseluruhan. Pendidik dapat menggunakan rujukan, strategi dan format lain untuk merancang dan melaksanakan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila, selama hasil yang diharapkan memenuhi kriteria output pada setiap tahapan dan memenuhi prinsip pembelajaran dan asesmen yang telah ditetapkan dalam Kemendikbudristek-Dikti tentang satuan pendidikan Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan.
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila merupakan upaya untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila dengan menggunakan Pembelajaran Paradigma baru. Oleh karena itu, pemahaman mengenai Profil Pelajar Pancasila dan Pembelajaran Paradigma Baru perlu diupayakan.
“… perlulah anak anak [Taman Siswa] kita dekatkan hidupnya kepada perikehidupan rakyat, agar supaya mereka tidak hanya memiliki ‘pengetahuan’ saja tentang hidup rakyatnya, akan tetapi juga dapat ‘mengalaminya’ sendiri , dan kemudian tidak hidup berpisahan dengan rakyatnya.” Ki Hadjar Dewantara
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk “mengalami pengetahuan” sebagai proses penguatan karakter sekaligus kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitarnya. Dalam kegiatan projek ini, peserta didik memiliki kesempatan untuk mempelajari tema-tema atau isu penting seperti perubahan iklim, antiradikalisme, kesehatan mental, budaya, wirausaha, teknologi, dan kehidupan berdemokrasi sehingga peserta didik bisa melakukan aksi nyata dalam menjawab isu-isu tersebut sesuai dengan tahapan belajar dan kebutuhannya.
Projek penguatan ini juga dapat menginspirasi peserta didik untuk memberikan kontribusi dan dampak bagi lingkungan sekitarnya
Profil Pelajar Pancasila adalah karakter dan kemampuan yang dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap individu peserta didik melalui budaya satuan pendidikan, pembelajaran intrakurikuler, projek penguatan Profil Pelajar Pancasila, maupun ekstrakurikuler.
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis projek (project-based learning), yang berbeda dengan pembelajaran berbasis projek dalam program intrakurikuler di dalam kelas. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar dalam situasi tidak formal, struktur belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih interaktif, dan juga terlibat langsung dengan lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila.
Prinsip-prinsip Kunci Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
1. Holistik
Holistik bermakna memandang sesuatu secara utuh dan menyeluruh, tidak parsial atau terpisah-pisah. Dalam konteks perancangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, kerangka berpikir holistik mendorong kita untuk menelaah sebuah tema secara utuh dan melihat keterhubungan dari berbagai hal untuk memahami sebuah isu secara mendalam
2. Kontekstual
Prinsip kontekstual berkaitan dengan upaya mendasarkan kegiatan pembelajaran pada pengalaman nyata yang dihadapi dalam keseharian. Prinsip ini mendorong pendidik dan peserta didik untuk dapat menjadikan lingkungan sekitar dan realitas kehidupan sehari-hari sebagai bahan utama pembelajaran.
3. Berpusat pada Peserta Didik
Prinsip berpusat pada peserta didik berkaitan dengan skema pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk menjadi subjek pembelajaran yang aktif mengelola proses belajarnya secara mandiri.
4. Eksploratif
Prinsip eksploratif berkaitan dengan semangat untuk membuka ruang yang lebar bagi proses inkuiri dan pengembangan diri. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tidak berada dalam struktur intrakurikuler yang terkait dengan berbagai skema formal pengaturan mata pelajaran.
Berikut coba kami bagikan Contoh Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) , silahkan Jadikan referensi untuk di gunakan dan disesuaikan dengan kearifan lokal daerah masing masing .
FASE A ( KELAS 1 DAN 2 )
- Fase A – Gaya Hidup Berkelanjutan ( Unduh Disini)
- Fase A – Kearifan lokal
- Kutanam Sayuranku ( Unduh Disini )
- Makananku Budayaku ( Unduh Disini )
- Fase A – Bhinneka Tunggal Ika ( Unduh Disini)
- Fase A – Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI ( Unduh Disini)
- Fase A – Kewirausahaan
- Sayurku ( Unduh Disini )
- Aku Ingin ( Unduh Disini )
FASE B ( KELAS 3 DAN 4 )
- Fase B – Gaya Hidup Berkelanjutan ( Unduh Disini)
- Cerdas dan Literat ( Unduh Disini )
- Kurangi Plastik ( Unduh Disini )
- Sampah Plastik ( Unduh Disini )
- Fase B – Kearifan lokal
- Berkebun Sayur ( Unduh Disini )
- Budaya Sekolah ( Unduh Disini )
- Bahasa Matematika ( Unduh Disini )
- Fase B – Bhinneka Tunggal Ika ( Unduh Disini)
- Fase B – Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI ( Unduh Disini)
- Fase B – Kewirausahaan
- Abon Lele ( Unduh Disini )
- Anyaman ( Unduh Disini )
- Hidpropink ( Unduh Disini )
- Jamu Toga ( Unduh Disini )
- Olahan Buah ( Unduh Disini )
- Sampah Pasar ( Unduh Disini )
- Sayur Toga ( Unduh Disini )
- Teknologi E ( Unduh Disini )
FASE C ( KELAS 5 DAN 6 )
- Fase C – Gaya Hidup Berkelanjutan ( Unduh Disini)
- Fase C – Kearifan lokal ( Unduh Disini )
- Fase C – Bhinneka Tunggal Ika ( Unduh Disini)
- Fase C – Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI ( Unduh Disini)
- Fase C – Kewirausahaan
- Daur ulang ( Unduh Disini )
- Penggunaan ( Unduh Disini )
.jpg)
Komentar
Posting Komentar